JEJAK UJIAN NASIONAL

TOKOH
Ujian Nasional
Minggu, 17 April 2011 14:32
HARI ini ujian nasional mulai digelar. Bagi kebanyakan orang, momen ini sangat menegangkan, baik bagi siswa, orang tua, guru dan kepala sekolah.Tapi ternyata bukan mereka saja yang dilanda ketegangan, saya sebagai kepala daerah pun mengalami hal yang sama. Bukan soal apa-apa, tapi saya tidak ingin pengalaman ujian nasional tahun-tahun sebelumnya terulang lagi. Tahun lalu, Kota Wisata Batu menempati peringkat rendah untuk wilayah Jawa Timur. Saya tidak ingin hal yang sama terulang lagi tahun ini, karena kota ini sudah mencatat prestasi dalam bidang lain. Maka, dalam bidang pendidikan tidak boleh tercecer, harus segera bangkit agar bisa sejajar dengan daerah lain.

Apa pun hasil ujian nasional tahun lalu, harus kita terima dengan lapang dada sebagai pelajaran agar terjadi perbaikan pada tahun berikutnya. Maka saya minta segenap jajaran yang terkait dengan masalah pendidikan untuk bekerja keras mewujudkan obsesi Kota Wisata Batu bisa disejajarkan dengan daerah lain dalam bidang pendidikan. Berbagai upaya sudah dilakukan. Saya lihat teman-teman di Dinas Pendidikan sudah melakukan berbagai upaya maksimal dalam rangka meningkatkan prestasi para siswa dalam ujian nasional. Dari 1.681 siswa yang mengikuti ujian nasional hari ini, saya harap mereka bisa lulus semuanya.
Meskipun demikian, agar bisa lulus semuanya harus menempuh cara-cara yang baik dan benar. Para siswa dan guru harus bekerja keras agar bisa mencapai tujuan tersebut. Saya pikir semua persiapan sudah dilakukan dengan maksimal oleh semua pihak yang terkait dengan masalah ujian nasional. Berbagai try out sudah dilakukan untuk menguji kemampuan para siswa menghadapi suasana ujian nasional. Sejauh ini hasil try out tidak terlalu mengecewakan dan harapannya pada saat ujian nasional hasilnya akan lebih baik. Saya juga ingin menyampaikan apresiasi yang besar kepada para guru yang dengan dedikasi yang tinggi membimbing para siswanya agar bisa lulus ujian.
Pelajaran tambahan sudah diberikan agar para siswa bisa menyesuaikan diri dengan kondisi ujian yang sebenarnya. Kalau dari pihak sekolah, guru dan dinas sudah berusaha maksimal menyiapkan para siswa agar bisa lulus ujian, yang tak kalah penting adalah bagaimana upaya para siswa sendiri. Tentunya kami ini tidak bisa berbuat banyak kalau para siswa sendiri tidak bekerja keras menghadapi momen yang sangat penting ini. Itulah sebabnya, menjelang ujian saya minta suasana di Kota Wisata Batu benar-benar kondusif. Saya tidak ingin para pelajar nongkrong atau bermain di Warnet. Lebih baik mereka belajar di rumah. Peran orang tua sangat menentukan dalam menyiapkan anak-anak menghadapi ujian.
Berbagai upaya dalam bentuk fisik sudah dilakukan dengan sungguh-sungguh, bahkan upaya rohani pun sudah dilakukan. Acara doa bersama para pelajar dengan para ulama bersama Wali Kota Batu sudah dilakukan beberapa hari yang lalu. Harapannya adalah, setelah berbagai upaya persiapan dilakukan, maka meminta bantuan kepada Allah Yang Maha Kuasa melalui doa. Kita harus sadar, apa pun yang kita usahakan, akan berhasil dengan baik kalau disertai dengan doa. Pertolongan Tuhan inilah yang sangat kita harapkan untuk keberhasilan anak-anak kita menghadapi momen yang sangat penting ini.
Keberhasilan para siswa dalam menempuh ujian hari ini sesuai dengan program Pemkot Batu untuk meningkatkan kualitas masyarakat melalui dunia pendidikan. Sudah banyak program yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM melalui dunia pendidikan. Harapannya adalah masyarakat Kota Wisata Batu bisa berperan lebih besar dalam pembangunan di kotanya. Mereka harus bisa menjadi pemain aktif dalam berbagai aktivitas di kotanya, bukan hanya sebagai pegawai tapi harus yang lebih tinggi dari itu. Itu bisa dicapai kalau mereka memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi. Kemajuan dalam bidang pariwisata harus disertai dengan tersedianya tenaga kerja yang berkualitas.
Ujian nasional ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan dunia pendidikan agar mampu mengikuti perkembangan bidang yang lain. Akhirnya saya berharap kepada anak-anakku yang sedang menempuh ujian, selamat berjuang untuk meraih masa depan yang lebih baik. Percaya pada kemampuan sendiri dan jangan lupa berdoa. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *