SEKOLAH DI BATU TOLAK PENDAFTAR TERLIBAT NARKOBA

BATU- Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) SMAN 1 Kota Batu tidak akan toleran pada pendaftar yang pengguna narkoba. Meski, calon siswa tersebut memiliki nilai tulis bagus dan telah dinyatakan lolos dalam psikotes.
‘’Meski sudah dinyatakan lulus tes akademik dan psikotes, peserta belum bisa lolos sebelum dinyatakan bebas narkoba,’’ kata Kepala SMAN 1 Kota Batu, Suprantiyo MM.
Persyaratan tersebut menurut Suprantiyo sangat mutlak. Sebab jika ada pecandu narkoba di sekolah ini, akan mengganggu siswa lain dan bisa menular ke siswa lain. Untuk itu RSBI Kota Batu tidak menoleransi pengguna narkoba.
Selain masalah narkoba, problem siswa miskin juga menjadi prioritas utama dalam RSBI. Mengingat selama ini RSBI dianggap oleh kebanyakan masyarakat hanya menerima siswa berlatar orang kaya saja.
‘’Negara mempunyai aturan, bahwa pendidikan itu merupakan hak warga negara tanpa memandang kaya dan miskin. Asalkan dia mampu bersaing maka dia berhak untuk masuk dalam RSBI,’’ tegas Pran, panggilan Suprantiyo.
Di RSBI dianggarkan 20 persen siswa adalah anak keluarga miskin yang mampu bersaing dalam tes masuk. Kenyataan pada tahun sebelumnya, keluarga miskin yang bersekolah di RSBI SMAN 1 Kota Batu ada yang gratis dan ada yang membayar Rp 13 ribu saja. ‘’Sebab anak miskin yang diterima akan mendapatkan subsidi dari BOS RSBI, BOSDA, dan Bantuan Khusus Siswa Miskin (BKSM). Biaya operasional RSBI per bulannya adalah Rp 180 ribu per siswa, namun untuk anak dari keluarga miskin bisa nol rupiah bisa juga membayar hanya Rp 13 ribu,’’ papar Pran sambil meminta calon siswa saat mendaftarkan diri kalau memang benar-benar tidak mampu jangan malu untuk menunjukkan Surat Keterangan Miskin (SKM).
Pendaftaran RSBI SMA dibuka pada 15 -18 Mei. Diperkirakan pendaftar RSBI di Batu akan mencapai lebih dari 600 siswa. Hal tersebut dilihat dari data dua tahun sebelumnya.
‘’Pendaftar kecenderungannya dua kali jumlah kuota kami, yaitu 312 siswa. Jadi diperkirakan pendaftar akan mencapai 600 siswa,’’ ujarnya. 312 siswa yang akan diterima nantinya terdiri dari 288 orang kelas RSBI sedangkan 24 orang adalah kelas akselerasi.
Dalam penerimaan siswa baru, RSBI SMAN 1 Batu menggunakan menerapkan tes tulis, psikotes dan tes urine kerja sama dengan BNK Kota Batu. nca-KP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *