Mau Menu Masakan Khas Ndeso? Datang Ke Desa Kami

Lawuh Ndeso sudah menjadi jujugan wisata kuliner di kota Batu yang sudah menyandang sebagai Kota Wisata. Menu makan  rumahan ini menghadirkan keunikan tersendiri dalam penyediaan menu dan layanan ke pelanggan. cara penyajiannya pun membuat penikmatnya kerasan berlama2 didepan meja.

Lawuh Menu Ndeso dikembangkan oleh penyedia katering dan pesananmakanan Nera Catering yang beralamatkan di Rt 02 Rw 03 Dususn Tegalsari desa Sumbergondo ini. Menu makanan dijejer berderet di meja. Mulai dari nasi, sayur, lauk, sambel, semuanya self service atau prasmanan,pembeli bebas memilih dan mengambil sendiri menu makanan yang diinginkan. Pembeli langsung ambil sendiri dengan piring, mangkok dan sendok yang telah disiapkan.apalagi ketika Menu ini sudah di kolaborasikan dengan wisata petik apel yang sudah sangat terkenal di kota wisata kecil ini,wisatawan bisa menikmati makan menu Ndeso sambil “leyeh-leyeh” di bawah pohon apel yang rindang,pingin cuci mulut tinggal metik apel di dahannya….mantab kan? tentu dong,nah Sesuai namanya, Menu Ndeso menyediakan aneka masakan ndeso. Lawuh Ndeso, yang berarti lauk tradisional atau masakan kampung, adalah surga kecil bagi mereka yang rindu masakan rumahan ala Jawa,masakan khas tradisional.,mulai dari lodeh, sayur asem, oseng-oseng, sayur bening, dadar jagung,serta tak lupa Mendhol tempe khas Batu yang melegenda dan sebagainya. Lalu ada mangut lele, aneka pepes, botok daun pepaya, daun singkong, daun tales, dan simbukan,sayur sop dan sejenisnya.

Lauk ndeso macam tahu bacem, tempe goreng, sate ayam, udang tepung, kerupuk, perkedel,peyek udang, juga tersedia. Aneka sambal –sambal bawang, sambal terasi, sambal tomat, sambal lombok ijo– pun ada,begitu juga lalapan timun, tomat, slada dan lainnya. Selain aneka jus, teh dan kopi, minuman tradisional seperti beras kencur, kunir asem, serta es lilin zaman dulu juga ada, Mujiati Sebagai Owner/pemilik usaha ini  mengaku awalnya membuka usaha ini secara tidak sengaja di karenakan adanya permintaan salah satu temannya yang usaha di bidang wisata petik apel,untuk membuatkan satu set masakan dengan menu Ndeso,akhirnya semakin lama usaha Mujiati sering mendapatkan pesanan dengan menu yang sama sehingga usahanya banyak dikenal seperti sekarang ini, bahkan dirinya tidak hanya menerima tawaran dari petik apel tapi juga tamu2 hotel disekitaran kota Batu.

Dengan Menu masakan Ndeso ini dia ingin ikut melestarikan masakan warisan orang tua dulu untuk generasi jaman sekarang . “Kuliner itu kekuatan budaya yang bisa men-drive, ekonomi masyarakat,” ungkap Mujiati. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *