Puluhan Banteng Mandi Lumpur Di Punden Marcapat

Tegalsari Sumbergondo – Derasnya guyuran hujan tidak menyurutkan semangat para pemain bantengan LEMBU SURO dalam  rangka ikut memeriahkan acara Selamatan Desa Sumbergondo , itu terlihat dari seluruh personil yang menampilkan atraksi secara maksimal di punden Mercapat dusun Tegalsari walau harus berbasah-basahan dan bahkan hingga mandi lumpur karena acara diadakan  secara sederhana beralaskan tanah tanpa genjot maupun alas terpal.

Seni Bantengan memang masih lestari di desa lereng gunung arjuno ini. Ini terbukti dengan banyaknya pemuda yang tertarik dalam kesenian ini dan membentuk grup bantengan Lembu Suro yang diketuai oleh Bapak Sutrisno yang tak lain grup tersebut sebagai wadah para pecinta seni bantengan yang ada di dusun Tegalsari.

Para Pemain Bantengan Di Bawah Guyuran Hujan

Kesenian Bantengan merupakan pertunjukkan yang menggabungkan unsur sendratari, olah kanuragan, musik, dan syair/mantra yang sangat kental dengan nuansa magis. Kesenian ini membutuhkan keahlian khusus sehingga tak bisa dimainkan semua orang.

Menurut Hadi ( Pendekar Lembu Suro), kegiatan kali ini Sabtu 29/02/20 didanai oleh urunan para anggota grup sendiri sehingga acara diadakan tanpa terob, yang penting acara bisa terselenggara dan dapat ikut memeriahkan bersih desa Sumbergondo.

Penulis: Supanji Anggono

Editor  : Yusron Ubaidillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *